Menuai Kontroversi, Biaya Surat Kendaraan Dievaluasi

06 January 2017 by
Menuai Kontroversi, Biaya Surat Kendaraan Dievaluasi

Kenaikan biaya pengurusan surat kendaraan bermotor memicu keriuhan. Penyebabnya, tarif yang baru ditetapkan, dan sedianya berlaku mulai 6 Januari 2017 itu, melonjak hingga tiga kali lipat.

Presiden Joko Widodo, yang meneken Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016—yang antara lain mengatur kenaikan tarif itu, justru mempertanyakan besarnya tarif baru tersebut.

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan pemerintah akan menghitung ulang besaran kenaikan tersebut.

Sebab, biaya yang ditetapkan ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat yang semestinya mendapat keringanan dari pemerintah.

Selain itu, biaya PNBP memang tidak dimaksudkan sebagai pemasukan untuk menambal defisit anggaran belanja negara.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan, kenaikan biaya pengurusan surat-surat kendaraan bermotor itu berdasarkan pertimbangan dari beberapa lembaga terkait.

“Jadi tidak hanya Polri yang menaikkan harga," katanya, seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Rabu (4/1).

Salah satu pertimbangan adalah tidak ada perubahan harga selama tujuh tahun sehingga perlu penyesuaian.


Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

54 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Mamankz Cuma 21 January 2019 | 05:24:25

apa semuanya harus di evaluasi yah

Ryan Boyang 19 January 2019 | 11:03:45

kontroversi aja teeus, kapan kontrasepsi nya

Single Fighter 07 January 2019 | 17:46:45

semoga bermanfaat untuk yang terakhir nya

musyaffak ad 30 December 2018 | 11:23:14

kalau pemerintah berbuat ini pasti sudah di musawarahkan

taro misaki 29 December 2018 | 20:23:05

pasti akan menuai kontroversi karena tidak tau apa sebabnya

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top