Jangan Mau Transaksi Kartu Kredit Dikenakan Biaya 3 Persen

08 September 2017 by
Jangan Mau Transaksi Kartu Kredit Dikenakan Biaya 3 Persen

PT Bank Central Asia Tbk menegaskan bahwa perseroannya tidak memungut biaya apapun dalam setiap transaksi kartu kredit nasabah dengan merchant (pengelola toko). Bahkan, hal itu tertuang dalam perjanjian kerja sama antara bank swasta nomor wahid tersebut dengan seluruh merchant-nya.

Charge (biaya) berapapun, 2,5 persen atau 3 persen, tidak kami perkenankan walaupun kartu kredit BCA digesek di mesin Electronic Data Capture (EDC) bank lain dan sebaliknya. Tidak ada itu,” ujar Direktur BCA Santoso kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/9).

Nasabah, lanjut dia, harus lebih kritis dan menolak jika transaksi pembayaran menggunakan  kartu kredit dimintai biaya tambahan. Nasabah juga dipersilahkan untuk melapor masalah terkait jika terjadi.

“Kami akan tegur, bahkan kami bisa putus kerja sama dengan merchant. Tapi, nasabah harus buat laporan, karena persoalan semacam ini sulit dideteksi. Kalau nasabah setuju di-charge, transaksi yang tertera sudah termasuk biaya itu,” terang dia.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Achmad Baiquni. Ia bahkan dengan tegas melarang merchant memungut biaya sepeserpun dalam transaksi pembayaran menggunakan kartu, kartu kredit maupun kartu debit/ATM.

Larangan itu tertuang dalam perjanjian kerja sama antara perseroan dengan merchant, serta dalam tagihan bulanan yang dikirimkan ke nasabah sebagai upaya mengedukasi. “Kalau ada yang ketahuan, dilaporkan, merchant akan kami kasih sanksi,” imbuhnya.

Biaya tambahan tiga persen dalam menggesek kartu kredit memang pernah berlaku. Namun, sudah dihapus oleh Bank Indonesia (BI) sejak 2011 silam lewat Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu.

Tetapi, tidak banyak nasabah yang sepertinya sadar akan hal ini. Ditambah lagi, kemungkinan banyak merchant yang masih ingin ‘memanfaatkan’ tambahan biaya untuk menggemukkan kantongnya.

Tak Ada Batas Minimal Transaksi

Selain dilarang mengenakan biaya tambahan, merchant juga tak boleh membatasi nilai atau jumlah transaksi nasabah kartu kredit maupun kartu debit/ATM. Santoso mengungkapkan, batasan transaksi malah tidak mendukung program pemerintah untuk mengurangi gerakan non tunai.

“Di BCA, kami mendukung cashless society. Jadi, tidak mungkin kami batasi nilai transaksi. Mungkin begini ya, merchant butuh uang kecil, sehingga kalau nilai transaksinya kecil, ia mau pembayaran dilakukan secara tunai,” katanya.

Berita Terkait

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

60 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Rohim Wijaya 30 March 2019 | 23:59:09

berarti kita harus hati-hati dong kalau menggunakan kartu kredit ia saya tidak mau kalau dikenakan biaya harus bisa saling menguntungkan masyarakat ya

Pesiphon Saya 30 March 2019 | 23:39:04

berarti kita harys hati-hati dong dalam menggunakan kartu kredit

Dahin Afnurahman 17 February 2019 | 11:25:34

iya saya si tidak mau kalau dikenakan biaya

Samp Rek 17 February 2019 | 10:18:50

wah harus bisa saling menguntungkan masyarakat ya

Odet 33 17 February 2019 | 10:16:29

barudak aredan kabeukina osok seri

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top