Alasan Astronaut Sulit Sendawa dan Kentut di Luar Angkasa

11 November 2018 by
Alasan Astronaut Sulit Sendawa dan Kentut di Luar Angkasa

Kehidupan di luar angkasa berbeda dengan kehidupan di Bumi. Saat di Bumi, kita semua berada dalam 'perlindungan' gravitasi saat beraktivitas, sementara di luar angkasa perlindungan itu melemah dan membuat aktivitas penting tapi remeh, seperti buang air hingga sendawa, sulit dilakukan.

Jika di Bumi kita bisa dengan nikmatnya sendawa setelah selesai makan, ternyata para astronaut di luar angkasa sana tidak bisa melakukannya. Kenapa? Alasannya adalah karena mereka bisa muntah kalau melakukannya.

"Kamu tidak bisa sendawa di luar angkasa karena udara, makanan, dan cairan di dalam perutmu melayang-layang dalam gelembung," jelas mantan astronaut Chris Hadfield, seperti dikutip dari IFL Science.

"Kalau kamu sendawa, kamu akan muntah di dalam mulutmu sendiri," ungkap Hadfield, yang kala itu menjawab pertanyaan seseorang di Twitter.

Di Bumi, gravitasi membantu menjaga makanan dan cairan di perut kita untuk tetap berada di tempat seharusnya. Dan udara yang ada di dalam perut bisa keluar melalui mulut saat sendawa.

Tapi di luar angkasa tidak ada gravitasi yang membuat makanan dan cairan di perut untuk diam di satu tempat. Jadi jika udara dari dalam perut keluar, maka isi perut juga akan ikut keluar.

Lalu, bagaimana dengan kentut? 

Menurut Derrick Pitts, astronom dari The Franklin Institute, AS, kentut di luar angkasa bisa jadi masalah besar.

"Kalau kamu kentut di lingkungan gravitasi nol, kamu bakal punya masalah besar," ujar Derrick, dikutip dari Huffington Post.

"Jika kamu kentut, gas akan tetap tinggal di tempat itu dan tidak pindah ke mana pun," imbuhnya.

Hadfield dalam wawancaranya dengan Gizmodo juga mengatakan hal serupa. Karena kentut tidak bergerak ke mana-mana, maka para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) harus membuat semacam aliran udara untuk membuat gas tersebut hilang.

"Yang biasa dilakukan adalah pergi ke toilet, di mana di sana ada banyak ventilasi untuk membuang aroma tidak sedap dari kentut hilang," kata Hadfield.

Ia juga menjelaskan bahwa kentut atau bersin, secara teori, bisa memberikan tubuh dorongan di kondisi tanpa gravitasi. Tapi kekuatan dorongannya sangat kecil dan tidak akan membuat tubuh banyak terdorong.

Hadfield mengaku pernah mencoba menggunakan kentut untuk bergerak di dalam ISS. Seperti yang sering kita lihat di film kartun, tapi ya tidak seperti itu faktanya.

"Kami semua (astronaut di ISS) pernah mencobanya," tulisnya, di forum tanya jawab daring di situs Reddit.

"Tapi kentut itu terlalu redam, dan bukan jenis dorongan yang tepat untuk dipakai bergerak (di luar angkasa)," papar Hadfield.

Apa Reaksi Anda ?

Love
100%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

1604 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
siapa aja 10 June 2019 | 13:12:27

syukuri aja tinggal dibumi

Lovely Y 09 June 2019 | 19:30:16

benar juga kan mereka melayang jadinya susah untuk sendawa dan kentut

lukman firmansyah 19 May 2019 | 13:12:45

lah sulit rupanya hidup di luar angkasa

dhanang 24 March 2019 | 09:42:38

alasan astronout sulit sendawa dan kentut di luar angkasa

Rizqia Inilah 23 March 2019 | 05:08:18

wkwk:v syukuri aja yang ada di bumi hehe

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top